| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara kualitas dzikir dengan depresi pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kualitas dzikir dengan depresi pada mahasiswa. Semakin tinggi kualitas dzikir, maka semakin rendah depresi pada mahasiswa. Sebaliknya, semakin rendah kualitas dzikir, maka semakin tinggi depresi pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan serta Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, berstatus mahasiswa aktif, berusia 17-24 tahun, serta beragama Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skala yang terdiri dari; (1) Skala Depresi yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Nevid, dkk (2005), dan (2) Skala Kualitas Dzikir yang digunakan merupakan modifikasi dari Skala Dzikir yang disusun oleh Cahyadi (2003). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Product Moment dari Pearson dengan bantuan program komputer SPSS 12.0 for windows. Uji Product Moment dari Pearson dimaksudkan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kualitas dzikir dengan depresi pada mahasiswa. Korelasi Product moment dari Pearson menunjukkan bahwa nilai r = -0.466 dengan nilai p =0.000 (p<0.01), artinya terdapat hubungan negatif yang sangat sigifikan antara kualitas dzikir dengan depresi pada mahasiswa. Jadi hipotesis penelitian diterima. | en_US |