| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku agresif pada remaja. Hipotesis dari penelitian ini adalah ada hubungan positif antara pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku agresif. Subjek dari penelitian ini adalah remaja yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan di Yogyakarta berusia 15-18 tahun. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari dua skala, yaitu skala perilaku agresif terdiri dari 11 butir aitem yang dibuat oleh peneliti berdasarkan aspek yang diungkapkan oleh Orpinas & Frankowski (2001), dan skala pola asuh otoriter orang tua yang dibagi menjadi 2, yaitu skala ayah terdiri dari 5 butir aitem dan skala ibu terdiri dari 5 butir aitem yang dibuat berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Ribeiro (2009). Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan product moment dalam program SPSS (Statistical Product and Service Solution). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai r = 0,669 dengan p=0,000 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan yang positif antara pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku agresif pada remaja. Semakin positif pola asuh otoriter orang tua maka semakin tinggi perilaku agresif yang dilakukan oleh remaja. | en_US |