| dc.description.abstract | Gedung perkantoran sekretariat daerah merupakan kompleks perkantoran gubernur yang meliputi kantor gubernur, kantor sekretariat daerah, kantor biro, kantor pengadilan tinggi, convention centre dan rumah dinas. Perencanaan gedung perkantoran SETDA ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka menyediakan fasilitas kerja aparat pemerintahan dengan tujuan meningkatkan kinerja dan produktifitas aparat pemerintahan. Gedung perkantoran yang bersifat formal merupakan salah satu faktor psikologis yang menimbulkan kejenuhan bagi staff yang bekerja di dalamnya, sehingga berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas staff. Agar bangunan perkantoran pemerintahan dapat mendukung kinerja dan produktivitas kerja, perancang menciptakan suasana rekreatif dalam ruang kerja dalam penataan ruang luar (kawasan) dan ruang dalam (layout ruang kerja). Suasana rekreatif dalam perencanaan perkantoran ini diambil dari tempat-tempat rekreatif, seperti pantai, puncak, resort. Unsur-unsur (air, pasir, pinus, batu, kayu) dari tempat rekreatif tersebut diimplikasikan dalam penataan ruang-ruang kerja. Jalur sirkulasi dirancang dengan penggabungan fungsi sirkulasi dengan area rekreatif (faktor rekreatif yang lebih mengarah pada alam). Konsep hirarki diimplikasikan dalam pola tata massa. Kantor gubernur merupakan jabatan yang paling tinggi sehingga diiplikasikan dengan meletakan kantor gubernur pada level yang paling tinggi dan berorientasi langsung pada jalur entrance untuk mencitrakan keterbukaan dan kewibawaan pemerintah. | en_US |