Show simple item record

dc.contributor.authorAbdullah, M. Daffa
dc.date.accessioned2026-07-01T08:12:00Z
dc.date.available2026-07-01T08:12:00Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63937
dc.description.abstractPenelitian ini membahas peran Greenpeace Indonesia dalam isu lingkungan di Raja Ampat tahun 2022-2025, dengan menggunakan kerangka pemilikirin Non- Govermental Organization and Development yang dikemukakan oleh David Lewis dan Nazneen Kanji. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagimana peran Greenpeace Indonesia dalam isu lingkungan di Raja ampat akibat tambang nikel di Pulau Gag, Pulau Manuran, dan Pulau Kawei. Latar belakang dari penelitian ini di dasari oleh Raja Ampat yang dijuluki “Surga Terakhir di Bumi” mengalami kerusakan akibat dari tambang nikel serta mengidentifikasi peran Greenpeace Indonesia dalam menjalanan peran nya sebagai organisasi Nonpemerintah yang berfokus pada lingkungan. Dalam teori yang dikemukakan oleh David Lewis dan Nazneen Kanji memberikan kerangka konseptual yang komperhensif dengan peran service delivery/implementers, catalyst, dan partnership, sehingga memperkuat bagaimana Greenpeace Indonesia dapat mengambil peran dalam isu lingkungan yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengandalkan data dari studi literatur, dokumen resmi dan publikasi-publikasi di internet maupun fisik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGreenpeace Indonesiaen_US
dc.subjectLingkunganen_US
dc.subjectRaja Ampaten_US
dc.subjectTambang Nikelen_US
dc.subjectPeran Organisasi Nonpemeritahen_US
dc.titlePeran Greenpeace Indonesia dalam Isu Lingkungan di Raja Ampat Tahun 2022 - 2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323062


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record