Evaluasi Manajemen Waktu menggunakan Metode PDM-PERT Dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi
Abstract
Mengingat tingginya angka keterlambatan proyek infrastruktur di Indonesia yang mencapai
38% dan adanya keterbatasan pada metode deterministik, penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi efektivitas penjadwalan pada proyek konstruksi melalui integrasi metode PERT dan
PDM. Pendekatan ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara rencana awal dengan
realitas lapangan melalui analisis probabilitas guna meminimalisir risiko keterlambatan serta
mengoptimalkan efisiensi waktu pelaksanaan
Penelitian pada proyek Loading Dock Wall Cover ini menggunakan permodelan jaringan
kerja metode Precedence Diagram Method (PDM) yang diintegrasikan dengan teknik Program
Evaluation and Review Technique (PERT). Data durasi diolah menggunakan estimasi tiga angka
waktu yaitu optimis, paling mungkin, dan pesimis yang bersumber dari hasil wawancara ahli serta
observasi lapangan pada proyek struktur baja. Analisis kemudian difokuskan pada
pengidentifikasian lintasan kritis baru dan perhitungan probabilitas penyelesaian proyek
menggunakan distribusi normal untuk mengukur tingkat akurasi jadwal rencana.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan durasi antara jadwal rencana deterministik
sebesar 29 hari dengan durasi ekspektasi probabilistik (PERT) sebesar 30,60 hari. Terjadi pergeseran
lintasan kritis yang disebabkan oleh tingginya sensitivitas risiko dan varians durasi pada aktivitas
tertentu yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam perencanaan statis. Selain itu, ditemukan bahwa
probabilitas proyek untuk selesai tepat waktu pada durasi 29 hari hanya sebesar 25,14%, yang
artinya diperlukan intervensi manajerial berupa realokasi sumber daya guna meminimalisir risiko
keterlambatan proyek yang tinggi.
Collections
- Civil Engineering [4889]
