• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Manajemen Waktu menggunakan Metode PDM-PERT Dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi

    Thumbnail
    View/Open
    19511247.pdf (8.095Mb)
    Date
    2026
    Author
    R, M Genta Mahardika
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Mengingat tingginya angka keterlambatan proyek infrastruktur di Indonesia yang mencapai 38% dan adanya keterbatasan pada metode deterministik, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penjadwalan pada proyek konstruksi melalui integrasi metode PERT dan PDM. Pendekatan ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara rencana awal dengan realitas lapangan melalui analisis probabilitas guna meminimalisir risiko keterlambatan serta mengoptimalkan efisiensi waktu pelaksanaan Penelitian pada proyek Loading Dock Wall Cover ini menggunakan permodelan jaringan kerja metode Precedence Diagram Method (PDM) yang diintegrasikan dengan teknik Program Evaluation and Review Technique (PERT). Data durasi diolah menggunakan estimasi tiga angka waktu yaitu optimis, paling mungkin, dan pesimis yang bersumber dari hasil wawancara ahli serta observasi lapangan pada proyek struktur baja. Analisis kemudian difokuskan pada pengidentifikasian lintasan kritis baru dan perhitungan probabilitas penyelesaian proyek menggunakan distribusi normal untuk mengukur tingkat akurasi jadwal rencana. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan durasi antara jadwal rencana deterministik sebesar 29 hari dengan durasi ekspektasi probabilistik (PERT) sebesar 30,60 hari. Terjadi pergeseran lintasan kritis yang disebabkan oleh tingginya sensitivitas risiko dan varians durasi pada aktivitas tertentu yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam perencanaan statis. Selain itu, ditemukan bahwa probabilitas proyek untuk selesai tepat waktu pada durasi 29 hari hanya sebesar 25,14%, yang artinya diperlukan intervensi manajerial berupa realokasi sumber daya guna meminimalisir risiko keterlambatan proyek yang tinggi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63909
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV