| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi digital di Indonesia mendorong peningkatan penggunaan smartphone secara signifikan dari tahun ke tahun. Persaingan antar merek smartphone seperti Samsung, Apple, Xiaomi, Oppo, Vivo, Realme, dan Infinix semakin kompetitif, khususnya pada segmen kelas menengah. Kondisi ini menuntut produsen untuk memahami persepsi konsumen serta menentukan strategi positioning yang tepat agar mampu bersaing di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persepsi konsumen terhadap tujuh merek smartphone berdasarkan enam atribut, yaitu brand, harga, kualitas, kamera, baterai, dan service, serta menentukan bobot kepentingan masing-masing atribut menggunakan pendekatan multikriteria. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multidimensional Scaling (MDS) untuk memetakan posisi merek secara visual berdasarkan persepsi konsumen, serta Analytical Network Process (ANP) untuk menentukan prioritas dan bobot atribut berdasarkan penilaian expert. Data diperoleh dari 100 responden pengguna smartphone di Kota Klaten serta expert yang terlibat dalam proses pembobotan ANP. Hasil analisis MDS menunjukkan adanya pengelompokan posisi merek berdasarkan kemiripan persepsi konsumen, sedangkan hasil ANP mengidentifikasi atribut yang memiliki pengaruh paling dominan dalam keputusan penilaian smartphone. Integrasi kedua metode menghasilkan skor preferensi tertimbang yang dapat digunakan untuk menganalisis posisi kompetitif dan prioritas masing-masing merek smartphone pada segmen kelas menengah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran strategis bagi produsen dalam merumuskan kebijakan pemasaran berbasis persepsi konsumen. | en_US |