| dc.description.abstract | Pekerjaan erection girder merupakan salah satu tahapan konstruksi yang memiliki tingkat
risiko keselamatan kerja tinggi karena melibatkan pekerjaan di ketinggian, pengangkatan beban
berat, serta penggunaan alat berat seperti Crane dan lifting frame. Risiko kecelakaan kerja dapat
terjadi apabila potensi bahaya tidak diidentifikasi dan dikendalikan secara tepat. Oleh karena itu,
diperlukan suatu metode analisis yang sistematis untuk menilai risiko keselamatan kerja pada
pekerjaan erection girder.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis tingkat risiko
kecelakaan kerja, serta mengevaluasi penerapan pengendalian risiko pada pekerjaan erection girder
di Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo Paket 2.2B. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Construction Safety Analysis (CSA) dengan melakukan
observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta studi dokumentasi terhadap
prosedur keselamatan kerja yang diterapkan pada proyek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 tahapan pekerjaan erection girder teridentifikasi
sebanyak 61 potensi bahaya dan 197 risiko kecelakaan kerja. Pengendalian risiko yang diterapkan
pada proyek meliputi pengendalian rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan
Alat Pelindung Diri (APD). Sementara itu, pengendalian eliminasi dan substitusi tidak diterapkan
karena karakteristik pekerjaan erection girder yang tidak memungkinkan untuk menghilangkan atau
mengganti sumber bahaya secara langsung | en_US |