| dc.description.abstract | Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif yang ramah lingkungan dan
dapat diperbaharui sebagai pengganti bahan bakar fosil. Salah satu bahan baku yang
potensial untuk produksi biodiesel adalah biji jarak kepyar karena memiliki
kandungan minyak yang cukup tinggi. Tugas akhir ini membahas prarancangan
pabrik biodiesel kapasitas 30.000 ton/tahun menggunakan bahan baku biji jarak
kepyar sebanyak 53.571 ton/tahun melalui proses transesterifikasi. Proses produksi
biodiesel pada pabrik ini meliputi tahap ekstraksi minyak dari biji jarak kepyar
(BJK), dilanjutkan dengan reaksi transesterifikasi serta tahap pemisahan dan
pemurnian produk. Reaksi transesterifikasi berlangsung menggunakan Reaktor Alir
Tangki Berpengaduk (RATB) pada kondisi operasi suhu 60°C dan tekanan 1 atm.
Produk utama yang dihasilkan adalah metil ester (biodiesel), sedangkan produk
samping berupa gliserol. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi, pabrik ini tergolong
rendah risiko dan layak secara finansial. Analisis kelayakan menunjukkan nilai
Return on Investment (ROI) sebesar 59,72% sebelum pajak dan 44,79% setelah
pajak. Pay Out Time (POT) tercatat selama 1,5 tahun sebelum pajak dan 1,9 tahun
setelah pajak. Nilai Break Even Point (BEP) sebesar 51,74% dan Shut Down Point
(SDP) sebesar 42,85%, sementara nilai Discounted Cash Floe Rate (DCFR)
mencapai 19,24%. | en_US |