Pemanfaatan Biochar Magnetik Ni dari Kulit Jeruk untuk Pengolahan Limbah Zat Warna Laboratorium
Abstract
Limbah zat warna dari kegiatan laboratorium kimia berpotensi mencemari
lingkungan karena mengandung senyawa organik kompleks yang sulit terdegradasi
secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengaplikasikan material
biochar/Ni dari limbah kulit jeruk peras sebagai katalis dalam pengolahan limbah zat
warna melalui metode oksidasi fotokatalitik dan oksidasi katalitik berbantuan
gelombang mikro. Sintesis biochar/Ni dilakukan melalui metode impregnasi logam
nikel dengan konsentrasi 20% pada biomassa kulit jeruk peras, kemudian dilanjutkan
dengan proses pirolisis pada suhu 500 °C selama 1 jam dalam aliran gas N2. Material
hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM-EDX, dan FTIR. Hasil
karakterisasi menunjukkan adanya fase kristalin Ni dengan struktur face-centered cubic
(FCC) dan ukuran kristalit rata-rata 14,38 nm. Analisis SEM-EDX menunjukkan
morfologi biochar yang berpori dengan distribusi partikel Ni yang merata serta
kandungan Ni sebesar 22,18%, sedangkan analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan
gugus fungsi hidroksil, karbonil, serta ikatan Ni pada permukaan material. Uji aktivitas
oksidasi fotokatalitik menunjukkan bahwa biochar/Ni mampu mendegradasi berbagai
limbah zat warna laboratorium dengan efisiensi degradasi sebesar 88% (LK2), 85,21%
(LK1), 82,1% (LK4), dan 32,09% (LK3) serta menunjukkan penurunan kadar COD
pada masing-masing sampel limbah setelah proses fotokatalitik selama 120 menit.
Aktivitas fotokatalitik tersebut dipengaruhi oleh mekanisme surface plasmon
resonance (SPR) pada partikel nikel yang meningkatkan pembentukan spesies
oksidatif reaktif. Selanjutnya, pada uji oksidasi katalitik berbantuan gelombang mikro,
penggunaan katalis biochar/Ni sebesar 0,1 gram selama 10 menit mampu mendegradasi
limbah zat warna sebesar 84,15% dengan penurunan COD dari 507 mg/L menjadi 437
mg/L. Peningkatan massa katalis menjadi 0,2 gram meningkatkan degradasi hingga
90,90% dengan penurunan COD dari 110,33 mg/L menjadi 47 mg/L dan efisiensi
penurunan COD sebesar 57,40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar/Ni dari
limbah kulit jeruk peras berpotensi sebagai katalis ramah lingkungan dalam
pengolahan limbah zat warna laboratorium.
Collections
- Chemistry [794]
