| dc.description.abstract | Klorobenzena merupakan senyawa kimia penting yang banyak digunakan sebagai
prekursor dalam produksi berbagai bahan kimia turunan, diantaranya fenol, anilin,
dan diklorodifeniltrikloroetana (DDT). Prarancangan pabrik klorobenzena ini
menggunakan bahan baku benzena dan klorin dengan kapasitas produksi sebesar
30.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan didirikan di Cilegon, Banten, di atas lahan
seluas ±2,5 hektar dan mempekerjakan sekitar 88 karyawan. Proses utama yang
digunakan adalah klorinasi menggunakan reaktor bubble dengan pada suhu 70°C dan
tekanan 1 atm. Bahan baku benzena yang dibutuhkan sebesar 3.563,65 kg/jam dan
klorin sebesar 3.435,83 kg//jam, menghasilkan produk klorobenzena sebagai produk
utama sebesar 3.787,8787 kg/jam serta produk samping berupa diklorobenzena
sebesar 1.060,7971 kg/jam dan larutan asam klorida sebesar 4725,5532 kg/jam.
Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas
mencakup air sebesar 13.125,67 kg/jam, listrik sebesar 120 kW, batu bara 325,35
kg/jam, dan solar sebesar 11,37 kg/jam. Pada perancangan ini tidak ada limbah.
Berdasarkan analisis resiko, pabrik ini dikategorikan low risk. Sejalan dengan hasil
penilaian tersebut, pendekatan low risk juga diterapkan dalam analisis kelayakan
ekonomi pabrik. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan profit setelah pajak sebesar
Rp72.751.861.900 Rp/tahun dengan ROI setelah pajak 18,52%, POT 3,51 tahun,
BEP 50,24%, SDP 20,91%, dan DCFRR 25,16%. Berdasarkan parameter ekonomi
dan teknis tersebut, pabrik etilen dari etanol dinyatakan layak untuk didirikan. | en_US |