Analisis Produktivitas menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) dengan Pendekatan Root Cause Analysis (RCA) Pada Kelompok Kerja Buffing Small Up (Studi Kasus: PT. Yamaha Indonesia)
Abstract
PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan manufaktur alat music piano yang
memproduksi Grand Piano (GP) dan Upright Piano (UP). Dalam proses produksi piano
terdapat tiga departemen utama yaitu Wood Working, Painting dan Assembly, yang
memiliki peran spesifik dalam membentuk piano. Kelompok kerja Buffing Small UP
pada Departemen Painting mengalami fluktuasi produktivitas, kelompok kerja ini
berperan dalam menentukan kualitas akhir kabinet Upright Piano. Rendahnya pencapaian
produktivitas dan ketidakstabilan produk disebabkan proses produksi mengalami
ketidakefisienan oleh tingginya tingkat defect, ketidakkonsistenan metode, faktor
manusia, mesin dan lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengukur tingkat
produktivitas menggunakan Objective Matrix, mengidentifikasi faktor indikator
produktivitas yang paling berpengaruh dengan Analytical Hierarchy Process, dan
menganalisis akar utama penyebab penurunan menggunakan Root Cause Analysis serta
merumuskan usulan perbaikan dengan 5W+1H. Periode analisis dari Februari 2025
hingga Juli 2025. Hasil analisis menunjukkan indeks produktivitas tertinggi pada Maret
2025 sebesar 222% dan terendah pada Juni 2025 sebesar -72%, pembobotan dengan
Analytical Hierarchy Process mengidentifikasi rasio 4 yakni perbandingan antara jumlah
produk defect dengan jumlah tenaga kerja sebesar 24 sebagai prioritas utama, Root Cause
Analysis mengidentifikasi secara mendalam akar masalah yang menjadi faktor fluktuasi
produktivitas, yaitu pada faktor manusia, mesin, metode, material dan lingkungan,
kemudian disusun usulan perbaikan menggunakan tools 5W+1H yang bersifat teknis
sebagai bentuk upaya meningkatkan produktivitas kelompok kerja.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
