Pengaruh Variasi Waktu Sintesis Hidroksi Sitronelal dari Sitronelal Menggunakan Katalis HCI
Abstract
Hidroksi sitronelal menduduki posisi strategis dalam industri wewangian sebagai
agen aroma floral yang menyerupai karakter lembut bunga lili (lily of the valley).
Penelitian ini mengkaji efektivitas sintesis hidroksi sitronelal melalui reaksi hidrasi
sitronelal dengan bantuan katalis asam klorida (HCl) 37% serta menganalisis
pengaruh durasi pemanasan terhadap integritas produk yang dihasilkan. Proses
eksperimen dilakukan dengan membandingkan dua interval waktu, yaitu 45 menit
(Sampel A) dan 60 menit (Sampel B), untuk menentukan waktu reaksi yang paling
efisien. Identifikasi keberhasilan senyawa dilakukan secara komprehensif
menggunakan analisis GC-MS, spektroskopi FTIR, dan uji organoleptik.Hasil
penelitian mengkonfirmasi bahwa kedua variasi waktu berhasil mentransformasi
sitronelal menjadi 7-hydroxy-3,7-dimethyloctanal. Temuan krusial menunjukkan
bahwa durasi pemanasan 45 menit menghasilkan kualitas senyawa yang lebih
unggul dibandingkan 60 menit, ditandai dengan nilai Similarity Index (SI) yang
lebih presisi, yakni 97. Hal ini menunjukkan bahwa durasi 45 menit mampu
meminimalkan risiko penurunan kualitas struktur akibat kontak asam yang
berkepanjangan. Secara fisik dan sensori, produk akhir menampilkan wujud cair
berminyak dengan pergeseran aroma yang signifikan dari aroma jeruk-sereh yang
tajam menjadi aroma bunga yang manis dan lembut. Dengan demikian, optimasi
waktu selama 45 menit menjadi faktor penentu dalam menghasilkan hidroksi
sitronelal berkualitas tinggi yang memenuhi standar estetika dan stabilitas industri
parfum.
Collections
- Chemistry [794]
