Validasi Hubungan Data Hujan Satelit TRMM dengan Data Observasi Das Cokroyasan Dalam Analisis Hujan Rancangan
Abstract
Keterbatasan data curah hujan stasiun DAS (Daerah Aliran Sungai) Cokroyasan menjadi
tantangan dalam melakukan analisis hidrologi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan akurasi dan
korelasi data hujan DAS Cokroyasan dengan data hujan satelit TRMM sehingga didapatkan
informasi kelayakan terhadap data hujan satelit TRMM alternatif pengganti data observasi.
Penelitian ini menggunakan data curah hujan dari 3 stasiun hujan yaitu Gebang, Watujagir,
dan Kutoarjo dengan rentang tahun 2009 hingga 2018. Tahapan awal analisis meliputi uji konsistensi
data menggunakan metode RAPS dan uji stationer. Perhitungan dilanjutkan pada metode Polygon
Thiessen yang bertujuan untuk mengetahui rerata curah hujan di wilayah tersebut. Data hujan stasiun
kemudian dibandingkan dengan data satelit TRMM yang telah melalui proses kalibrasi, verifikasi,
dan validasi data dengan parameter Koefisien Korelasi (R), Kooefisien Determinasi (R2
), Root Mean
Square Error (RMSE), Nash-Sutchliffe Efficiency (NSE), dan Kesalahan Relatif (KR).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode data dengan 9 tahun validasi : 1 tahun verifikasi
menghasilkan tingkat kesuaian yang baik, ditunjukkan oleh nilai RMSE sebesar 13,478 dan nilai
NSE sebesar 0,836 yang mencerminkan kemampuan data satelit TRMM dalam mempresentasikan
data curah hujan stasiun. Hubungan kedua data menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan nilai
R sebesar 0,929 dan KR sebesar 0,250 yang menjadi dasar dalam perhitungan regresi sehingga
menghasilkan persamaan linear Analisis hujan kala ulang menunjukkan bahwa data satelit TRMM
cenderung menghasilkan besaran hujan yang lebih rendah dibandingkan data hujan stasiun, terutama
pada kala ulang yang lebih panjang. Dengan demikian, data satelit TRMM dapat digunakan sebagai
alternatif data hujan data hujan stasiun dengan mempertimbangkan keterbatasannya dalam
mempresentasikan hujan ekstrem.
Collections
- Civil Engineering [4814]
