Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Metode Hiradc dan Metode JSA (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah)
Abstract
Industri konstruksi dikenal memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada
tahapan pekerjaan struktur yang melibatkan aktivitas fisik berat dan ketinggian. Penelitian ini
dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah yang
memiliki potensi bahaya dan risiko pada pekerjaan kolom, balok, dan pelat. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, menganalisis tingkat risiko keselamatan
dan kesehatan kerja (K3), serta merumuskan strategi pengendalian yang tepat untuk meminimalisir
risiko kecelakaan di lokasi proyek.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk
Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk memetakan risiko secara menyeluruh, serta
Job Safety Analysis (JSA) untuk menganalisis langkah kerja secara spesifik pada aktivitas yang
memiliki tingkat risiko ekstrem. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara,
kemudian dianalisis menggunakan matriks risiko untuk menentukan tingkat keparahan dan
kemungkinan terjadinya kecelakaan sebelum dan sesudah pengendalian.
Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 71 potensi bahaya dan 78 risiko pada pekerjaan
struktur. Penilaian risiko awal menunjukkan komposisi tingkat risiko Kecil 33%, Sedang 61%, dan
Besar 6%, di mana risiko Besar ditemukan pada pekerjaan scaffolding dan pembesian. Setelah
diterapkan pengendalian risiko melalui pendekatan eliminasi, substitusi, rekayasa teknik,
administratif, dan Alat Pelindung Diri (APD), tingkat risiko berhasil diturunkan secara signifikan
menjadi dominan Risiko Kecil (95%) dan Risiko Sedang (5%), sehingga tercipta lingkungan kerja
yang lebih aman.
Collections
- Civil Engineering [4814]
