• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Erection Girder dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Yogyakarta - NYIA Kulon Progo Seksi 2 Paket 2.2)

    Thumbnail
    View/Open
    21511062.pdf (3.525Mb)
    Date
    2026
    Author
    Marsyal, Tandy Taris
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proyek pembangunan infrastruktur jalan tol memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada tahap erection girder. Pekerjaan ini pada Proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi 2 Paket 2.2 dilakukan pada malam hari, sehingga meningkatkan potensi kecelakaan bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab risiko kecelakaan kerja pada tenaga kerja pada proses erection girder menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) serta merumuskan strategi pengendalian risiko yang tepat. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan data primer melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan pihak HSE proyek. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk memetakan hubungan logis antara kejadian puncak (top event) dengan berbagai faktor penyebab atau basic events pada aktivitas erection girder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama dalam pekerjaan erection girder adalah pekerja terjatuh dari ketinggian. Akar permasalahan didominasi oleh faktor manusia seperti kelelahan dan kurangnya pengalaman, faktor lingkungan berupa pencahayaan yang minim, serta faktor teknis terkait kelayakan alat. Strategi pengendalian yang direkomendasikan sesuai hierarki pengendalian meliputi optimalisasi sistem pencahayaan area kerja, inspeksi rutin kelayakan alat berat, serta pengetatan kedisiplinan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa full body harness dan lifeline.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63731
    Collections
    • Civil Engineering [4814]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV