Implementasi Konsep Building Information Modeling (BIM) 4D dalam Perencanaan Penjadwalan Struktural (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai (PKP) Daerah Istimewa Yogyakarta)
Abstract
Kemajuan teknologi industri terutama di bidang konstruksi dengan penerapan building
information modeling (BIM) menjadi pendekatan inovasi dalam perencanaan proyek. Penggunaan
konsep BIM menjadi salah satu proyeksi baru dari penerapan konsep konvensional di bidang
konstruksi terutama dalam penjadwalan proyek. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk
mendapatkan perbandingan jumlah durasi pekerjaan dengan metode konvensional dan penerapan
BIM. BIM juga membantu dalam penerapan scheduling simulation dan benturan pekerjaan/clash
detetction.
Penelitian ini menerapkan konsep BIM 4D dalam perencanaan penjadwalan proyek. BIM
digunakan dalam pemodelan 3 dimensi (3D) pada komponen struktur inti menggunakan Autodesk
Revit. Penjadwalan dengan analisis hubungan keterkaitan pekerjaan, metode precendence diagram
method (PDM) menggunakan Microsoft Project. Konektivitas dari kedua data tersebut menjadi satu
yaitu BIM 4D dengan menggunakan Autodesk Naviswork.
Hasil dari penelitian yang didapatkan berdasarkan penerapan BIM 4D yaitu dari penerapan
time schedule dengan BIM yaitu 111 hari kerja dimana lebih cepat dibanding konsep konvesional
yaitu 112 hari kerja. Penerapan BIM 4D juga memperoleh schedule simulation dan clash detection.
Hasil dari penerapan clash detection diperoleh bahwa overlapping tulangan mempengaruhi
banyaknya terjadi hard clash.
Collections
- Civil Engineering [4814]
