Show simple item record

dc.contributor.authorKusuma, Effriansyah Wijaya
dc.date.accessioned2026-06-25T02:58:09Z
dc.date.available2026-06-25T02:58:09Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63713
dc.description.abstractDi tahun 2002 pemerintah melanjutkan proyek perluasan jalan tol trans jawa dengan jalur tol dimulai dari cikopo - paliman (166 Km ), pejangan - pemalang (58 km ), pemalang - batang (39 km), batang -semarang (75 Km), semarang - solo (76 Km), solo - ngawi( 90 km) ngawi kertosono( 87 Km), kertosono - mojokerto (41 Km ) dan mojokerto-surabaya (36 km). Hal ini bisa dimanfaatkan dengan merancang fasilitas komersil di jalur trans jawa berupa fasilitas rest area. Rest area tidak hanya sebagai tempat pengisian bahan bakar yang hanya menguntungkan perusahaan negri atau pun swasta tetapi juga merupakan sebuah fasilitas yang dapat dikomersilkan dan investasi yang menguntungkan. Kecepatan merupakan salah satu bentuk kenyamanan yang dapat memberikan kesan kepada penguna fasilitas, oleh karena itu pada bangunan ini pelayanan pelayanan cepat yang diciptakan melalui olahan sirkulasi akan menjadi daya tarik bagi penguna jalan untuk menggunakan fasilitas bangunan secara menerus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRest Areaen_US
dc.subjectJalan Tolen_US
dc.subjectTrans Jawaen_US
dc.titleRest Area Trans Jawa : Pelayanan Cepat Melalui Olahan Sirkulasien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM05512131


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record