Kontrol Diri dan Kenakalan Remaja Pada Narapidana Lapas Anak Kutoarjo
Abstract
Penelitian ini menjelaskan hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kontrol diri dengan kenakalan remaja. Semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah kenakalan remaja. Sebaliknya, semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi kenakalan remaja. Subjek penelitiaan ini adalah remaja yang berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo. Subjek penelitian berjumlah 55 orang. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kenakalan remaja yang dimodifikasi oleh peneliti dari skala yang disusun oleh Pramuningrum (2004) dan skala kontrol diri yang dimodifikasi oleh peneliti dari skala yang disusun oleh Faridh (2008). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 15.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja. Korelasi Product Moment dari Spearman menunjukkan korelasi sebesar r = -0,190 dan taraf signifikansi p = 0,083 (p>0,01) yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara kontro! diri dengan kenakalan remaja. Jadi hipotesis penelitian ini ditolak.
Collections
- Psychology [536]
