Hubungan antara Self-Efficacy Menyusui terhadap Durasi Pemberian ASI Eksklusif
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy menyusui terhadap durasi pemberian ASI eksklusif. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang positif antara self-efficacy menyusui terhadap durasi pemberian ASI eksklusif. Semakin tinggi self-efficacy menyusui, semakin lama durasi pemberian ASI eksklusifnya, dan sebaliknya, semakin rendah self-efficacy menyusui maka semakin pendek durasi pemberian ASI eksklusifnya. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang sedang menyusui dengan kisaran usia bayinya antara 7–12 bulan (sudah melewati masa pemberian ASI eksklusif). Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala self-efficacy menyusui yang merupakan adaptasi dari breastfeeding self-efficacy scale rancangan Dennis (1997) serta menghitung jumlah bulan yang berhasil dilewati ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya untuk mengukur durasi pemberian ASI eksklusif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment dari Pearson untuk menguji hubungan antara self-efficacy menyusui terhadap durasi pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan r = 0,611 dengan p = 0,000 (p<0,01) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy menyusui terhadap durasi pemberian ASI eksklusif, sehingga hipotesis penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [536]
