Hubungan antara Keberfungsian Keluarga dengan Kecenderungan Bunuh Diri pada Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kecenderungan bunuh diri pada remaja. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kecenderungan bunuh diri pada remaja. Semakin tinggi keberfungsian keluarga maka semakin rendah kecenderungan bunuh diri, begitu juga sebaliknya semakin rendah keberfungsian keluarga maka semakin meningkat kecenderungan bunuh diri. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 119 siswa/siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Lawang Kidul di Tanjung Enim yang berumur 12-15 tahun. Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu Skala Kecenderungan Bunuh Diri yang dibuat oleh peneliti dengan memodifikasi skala Multi-Attitude Suicide Tendency Scale (MAST) dari Orbach, Gross, dan Glaubman (Wong, 2004) dan Skala Keberfungsian Keluarga dibuat oleh peneliti dengan memodifikasi skala Self Report Family Inventory-2 (SFI-2) dari Beavers, Hampson, dan Huglus (1990). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson pada program SPSS 17.0 For Windows. Hasil penelitian uji hubungan menunjukkan bahwa koefisien korelasi r = -0.662 dengan p = 0.000 (p< 0.01), artinya hipotesis diterima.
Collections
- Psychology [536]
