Pengaruh Variabel Makroekonomi, Komoditas Global, dan Aset Digital terhadap Harga Saham Jakarta Islamic Index (JII)
Abstract
Penelitian ini menganalisis dinamika Jakarta Islamic Index (JII) terhadap variabel
makroekonomi, komoditas, dan aset digital menggunakan metode Autoregressive
Distributed Lag (ARDL) periode 2014-2024. Hasil uji simultan menunjukkan seluruh
variabel berpengaruh signifikan terhadap JII. Secara parsial dalam jangka panjang,
Nilai Tukar (Kurs), Harga Emas, dan DJIA menjadi determinan negatif utama,
depresiasi Rupiah dan penguatan pasar global memicu capital outflow dari pasar
syariah domestik. Sebaliknya, Bitcoin memberikan kontribusi positif signifikan,
menandakan penerimaan aset digital sebagai instrumen komplementer ekonomi
digital. Variabel makroekonomi klasik (IPI, Suku Bunga, M2, Inflasi, dan Harga
Minyak) ditemukan tidak signifikan, mengindikasikan pasar telah melakukan
mekanisme priced-in. Terkait krisis, Pandemi COVID-19 terbukti tidak berpengaruh
signifikan dalam jangka panjang, mempertegas resiliensi struktural JII yang didukung
oleh liquidity-driven recovery. Temuan krusial menunjukkan peningkatan efisiensi
pasar yang drastis dengan kecepatan penyesuaian (Error Correction Term) menuju
keseimbangan jangka panjang hanya dalam 2,3 bulan. Hal ini membuktikan pasar
modal syariah Indonesia telah bertransformasi menjadi ekosistem yang responsif dan
adaptif terhadap informasi global satu dekade terakhir.
