Hubungan Persepsi terhadap Religiusitas Orangtua dengan Religiusitas Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua dengan Religiusitas Remaja. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua dengan Religiusitas Remaja. Semakin tinggi Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua maka semakin tinggi Religiusitas Remaja. Sebaliknya semakin rendah Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua maka semakin rendah Religiusitas Remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 2 Ngaglik Yogyakarta yang duduk di kelas 1, tinggal bersama keluarga, serta agama yang dianut oleh siswa dan anggota keluarganya adalah Islam. Skala yang digunakan merupakan skala yang disusun oleh peneliti. Skala Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua (SPIROT) terdiri dari 52 aitem shahih yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Masrun dkk, sedangkan Skala Religiusitas Remaja (SRR) terdiri dari 26 aitem shahih yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Masrun dkk. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 12.0 for windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara Persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua dengan religiusitas anak. Korelasi nonparametic dari spearman menunjukkan korelasi sebesar r =0,619; p=0,000 (p<0,05), maka semakin tinggi persepsi terhadap Religiusitas Orang Tua maka semakin tinggi Religiusitas Remaja, jadi hipotesis diterima tetapi lemah.
Collections
- Psychology [536]
