Show simple item record

dc.contributor.authorSanusi, Agus
dc.date.accessioned2026-06-23T06:49:49Z
dc.date.available2026-06-23T06:49:49Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63661
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara gaya kelekatan aman dengan resiliensi pada korban gempa bumi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara gaya kelekatan aman dengan resiliensi pada korban gempa bumi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 99 orang laki-laki dan wanita dewasa yang sudah menikah dan tinggal di Dusun Cikelet. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 22-75 tahun. Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala gaya kelekatan aman dan skala resiliensi. Skala gaya kelekatan aman disusun peneliti dengan memodifikasi skala gaya kelekatan aman oleh Julianto (2009), berdasarkan karakteristik gaya kelekatan aman yang mengacu pada Helmi (1998), yang terdiri dari 34 aitem. Skala resiliensi disusun peneliti dengan memodifikasi skala resiliensi oleh Vesdiawati (2008) berdasarkan aspek-aspek resiliensi yang dikemukankan oleh Reivich & Shatte (2000 yang terdiri dari 31 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment dari Pearson. Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya kelekatan aman dengan resiliensi pada korban gempa bumi (r = 0.584 dengan p=0.000 (p<0.05) → hipotesis diterima). Gaya kelekatan aman memiliki sumbangan efektif terhadap tingkat resiliensi sebesar 34.1%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGaya kelekatan amanen_US
dc.subjectresiliensien_US
dc.subjectkorban gempa bumien_US
dc.titleHubungan antara Gaya Kelekatan Aman dengan Resiliensi pada Korban Gempa Bumien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM06320128


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record