Hubungan antara Adversity Quotient dengan Stres Kerja pada Teller dan Customer Service PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sleman
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan negatif antara adversity quotient dengan stres kerja pada teller dan customer service PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sleman. Subjek berjumlah 50 orang terdiri dari 16 teller dan 34 customer service yang memiliki jenis kelamin, usia, masa kerja dan latar belakang pendidikan yang bervariasi. Angket yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti terdiri atas bagian biodata dan dua buah skala pengukuran, yaitu: Skala Stres Kerja dan Skala Adveristy Quotient. Skala Stres Kerja berjumlah 35 aitem mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Beehr dan Newman (Ardani, 2004) dan Skala Adversity Quotient berjumlah 52 aitem mengacu pada dimensi yang dikemukakan oleh Stoltz (2005). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan product moment dari pearson dengan bantuan program SPSS 17.00 for Windows. Hasil uji hubungan antara adversity quotient dengan stres kerja menunjukkan semakin tinggi adversity quotient maka semakin rendah stres kerja dan sebaliknya (r = -0,699 dengan p = 0,000 (p < 0,01) $\rightarrow$ hipotesis diterima)
Collections
- Psychology [543]
