Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Aktivitas Produksi di PT. Rizki Agung Sejahtera (Studi Kasus: PT. Rizki Agung Sejahtera)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan kerja di PT. Rizki Agung
Sejahtera, khususnya pada aktivitas produksi machining dan fabrication, dengan total 50 kasus
kecelakaan dalam satu tahun terakhir yang didominasi oleh iritasi mata akibat asap las dan luka
akibat serpihan material (gram). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
bahaya, melakukan penilaian risiko, serta merumuskan strategi pengendalian yang efektif guna
menciptakan lingkungan kerja yang aman. Metodologi yang digunakan adalah integrasi metode
Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk pemetaan
risiko dan Fishbone Diagram untuk menganalisis akar penyebab pada risiko yang masuk dalam
kategori tinggi (High). Berdasarkan hasil observasi dan analisis, ditemukan 15 potensi bahaya
di lantai produksi, di mana sebelum dilakukan pengendalian terdapat 10 bahaya (66,66%)
berkategori tinggi (High), 4 bahaya (26,66%) kategori sedang (Moderate), dan 1 bahaya
(6,66%) kategori rendah (Low). Area machining process teridentifikasi sebagai stasiun kerja
paling kritis dengan jumlah risiko tinggi terbanyak. Analisis Fishbone mengungkap bahwa
faktor manusia (kurangnya kedisiplinan APD), mesin (ketiadaan pengaman), dan metode kerja
menjadi penyebab utama. Usulan perbaikan yang dirumuskan meliputi rekayasa teknik berupa
pemasangan safety cover dan exhaust fan, pengendalian administratif melalui pengetatan SOP,
serta standarisasi penggunaan APD lengkap. Setelah simulasi pengendalian diterapkan, seluruh
risiko kategori High berhasil diturunkan menjadi 0% dan 93,33% risiko berpindah ke kategori
rendah (Low), yang menunjukkan bahwa rekomendasi ini efektif dalam memitigasi risiko
kecelakaan kerja di perusahaan.
Collections
- Industrial Engineering [2933]
