Analisis Faktor Ergonomi terhadap Keamanan dan Kenyamanan Kerja Berdasarkan Persepsi Pekerja Pada UMKM Bengkel Sepeda Motor (Studi Kasus: Kabupaten Sleman)
Abstract
UMKM bengkel sepeda motor memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian
daerah, termasuk di Kabupaten Sleman. Namun, aktivitas kerja di bengkel motor memiliki
berbagai risiko ergonomi yang dapat berdampak pada keselamatan, kesehatan, dan
kenyamanan pekerja. Risiko tersebut meliputi aspek ergonomi fisik, kognitif, organisasi, dan
lingkungan kerja. Kondisi ini menuntut penerapan prinsip ergonomi yang selaras dengan
peraturan perundang-undangan guna menekan potensi kecelakaan kerja dan gangguan
kesehatan akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi penerapan
ergonomi, mengidentifikasi faktor ergonomi yang paling berpengaruh, serta merumuskan
rekomendasi perbaikan ergonomi pada UMKM bengkel sepeda motor di Kabupaten Sleman.
Metode yang digunakan adalah analisis faktor dengan tahapan uji KMO and Bartlett’s Test,
Anti-Image Matrices, Communalities, Total Variance Explained, serta Rotated Component
Matrix. Seluruh instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan faktor
dominan pada ergonomi fisik, identifikasi bahaya dan perilaku kerja aman pada ergonomi
kognitif, manajemen K3 dan SOP pada ergonomi organisasi, serta kondisi lingkungan kerja
fisik pada ergonomi lingkungan. Temuan ini sejalan dengan ketentuan Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker Nomor 5 Tahun 2018,
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan penerapan ergonomi dan
peningkatan keselamatan kerja pada UMKM bengkel sepeda motor.
Collections
- Industrial Engineering [2933]
