| dc.description.abstract | Permasalahan sampah dan limbah di Indonesia terus meningkat seiring
pertumbuhan populasi dan aktivitas industri. Limbah plastik, khususnya
polipropilena (PP), sulit terdegradasi dan berpotensi mencemari lingkungan apabila
tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, limbah lignoselulosa seperti tandan kosong
kelapa sawit (TKKS) dan limbah serat rami juga belum dimanfaatkan secara
maksimal dan penggunaannya masih terbatas. Kondisi ini mendorong perlunya
inovasi material alternatif yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu
meningkatkan nilai guna limbah melalui pengolahan menjadi produk fungsional,
seperti papan komposit. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh variasi rasio dan densitas komposit terhadap sifat fisik dan mekanik papan
komposit berbasis limbah serat rami-TKKS sebagai penguat dan limbah plastik
(thinwall) dari polipropilena sebagai matriks. Variasi rasio limbah serat rami-TKKS
dengan polipropilena terdiri dari 55:45, 50:50, dan 45:55 serta target densitas 0,4
gr/cm3 dan 0,5 gr/cm3 . Pengujian meliputi sifat fisik berupa kerapatan, kadar air
dan pengembangan tebal, serta sifat mekanik melalui uji bending untuk
memperoleh nilai Modulus of Elasticity (MOE) serta Modulus of Rupture (MOR)
dengan standar JIS A 5908 : 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan
komposit dengan target densitas 0,5 gr/cm3 memiliki struktur lebih padat dan
performa mekanik lebih baik dibandingkan densitas 0,4 gr/cm3 pada seluruh variasi
rasio. Nilai kadar air dan pengembangan tebal cenderung lebih tinggi pada rasio
dengan kandungan serat lebih besar (55:45), yang dipengaruhi oleh sifat
higroskopis serat alam. Pada uji bending, nilai MOE dan MOR meningkat pada
densitas 0,5 gr/cm3 , dengan rasio 50:50 menunjukkan keseimbangan sifat mekanik
yang relatif lebih baik dibanding variasi lainnya. | en_US |