Show simple item record

dc.contributor.authorNisa', Zahrotun
dc.date.accessioned2026-06-19T03:36:48Z
dc.date.available2026-06-19T03:36:48Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63507
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara sense of humor dengan kebosanan kerja pada karyawan. Asumsi awal dari dari penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara sense of humor dengan kebosanan kerja. Semakin tinggi sense of humor maka semakin rendah kebosanan kerja, dan semakin rendah sense of humor maka semakin tinggi kebosanan kerja. Subjek penelitian adalah adalah 46 karyawan pabrik PT. Pismatex Textile Industry yang berlokasi di kota Pekalongan yang memiliki karakteristik: umur 24 - 50 tahun, tingkat pendidikan minimal SMU/SMK dan lama bekerja minimal 6 bulan serta cenderung menghadapi pekerjaan yang monoton dan repetitif setiap harinya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dengan alat ukur berupa skala kebosanan kerja dan skala sense of humor (MSHS) dari Thorson, Powel, & Brider(1993) dalam Miller (2008) yang terdiri dari 18 aitem dengan skor corrected item- total correlation yang bergerak dari 0,362 sampai 0,605 dan skala kebosanan kerja yang mengacu pada teori kebosanan Siegel (1968) yang terdiri dari 44 aitem dengan skor corrected item- total correlation yang bergerak 0,316 sampai 0,730. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi negatif antara sense of humor dengan kebosanan kerja (r-0,711, p 0,000). Sense of humor memberikan sumbangan terhadap kebosanan kerja sebesar 50,6%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkebosanan Kerjaen_US
dc.subjectSense of Humoren_US
dc.subjectKaryawanen_US
dc.titleHubungan antara Sense of Humor dengan Kebosanan Kerjaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM04320057


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record