Hubungan antara Keharmonisan Keluarga Muslim dengan Kenakalan Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara Keharmonisan Keluarga Muslim dengan Kenakalan Remaja. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara Keharmonisan Keluarga Muslim dengan Kenakalan Remaja. Hubungan antara kedua variabel ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keharmonisan keluarga muslim, maka semakin rendah tingkat kenakalan remajanya sebaliknya, semakin rendah tingkat keharmonisan keluarga muslim, maka semakin tinggi tingkat kenakalan remajanya. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 75 siswa/siswi SMK Tunas Karya Comal-Pemalang yang berumur antara 15-18 tahun. Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala Keharmonisan Keluarga Muslim berdasarkan aspek-aspek dari Shihab (2007) dan Stinnet & De Frain (dalam Hawari, 1997) dan Skala kenakalan remaja berdasarkan aspek-aspek dari Jensen (Sarwono, 2002). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS 16. Hasil penelitian uji hubungan dalam hipotesis Keharmonisan Keluarga Muslim dengan Kenakalan Remaja menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson menunjukkan bahwa kofisien korelasi r = -0.631 dengan p=0.000 (p<0.01), artinya hipotesis penelitian diterima.
Collections
- Psychology [546]
