| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan negatif antara kualitas komunikasi orangtua-anak dengan sibling rivalry pada remaja, Semakin tinggi persepsi tetrap kualitas komunikasi orangtua-anak, semakin rendah sibling rivalry pada remaja. Sebaliknya semakin rendah persepsi terhadap kualitas komunikasi orangtua-anak, semakin tinggi sibling rivalry pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Ngaglik yang berusia sekitar 11- 15 tahun dan tinggal bersama orang tua atau keluarga. Skala yang digunakan adalah skala bog rivalry yang terdiri dari 32 aitem yang dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek- aspek yang diungkapkan oleh Samalin dan Whitney(2003), Skala kualitas komunikasi yang terdiri dari 40 aitem yang dibuat oleh peneliti sendiri yang mengacu pada aspek-aspek yang dikenndukan Laswell dan Laswell (1987). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS 12 For Windows. Hasil analisis data menunjukkan korelasi antara variabel persepsi terhadap kualitas komunikasi ayah-anak dengan sibling rivalry r = -0,235 dengan p = 0,022 (p<5). berarti ada hubungan yang signifikan antara kualitas komunikasi ayah-anak dengan sibling rivalry. Hasil analisis data korelasi antara variabel persepsi terhadap kualitas komunikasi ibu-anak dengan sibling rivalry r = -0,120 dengan p=0,245 (p>0,05) berarti ada hubungan yang tidak signifikan antara kualitas komunikasi ibu-anak dengan sibling rivalry. Sehingga hipotesis penelitian ini diterima. | en_US |