Hubungan antara Memaafkan Pasangan Suami Istri dengan Kepuasan Perkawinan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara memaafkan pasangan suami istri dengan kepuasan perkawinan. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah hubungan yang positif antara memaafkan dengan kepuasan perkawinan. Semakin tinggi memaafkan, maka semakin tingggi kepuasan perkawinan. Sebaliknya semakin rendah memaafkan, maka semakin rendah kepuasan perkawinan. Subyek dalam penelitian ini adalah pasangan suami istri yang tinggal di Perumahan Griya Melati Permai – Godean Sleman Yogyakarta sebanyak 50 subyek atau 25 pasangan suami istri. Alat ukur yang digunakan adalah skala memaafkan berdasarkan karakteristik yang dikemukakan oleh Nabhan (2006) dan skala kepuasan berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Roach, dkk (2001). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 12,0 untuk menguji apakah ada hubungan antara memaafkan dengan kepuasan perkawinan. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,691; p = 0,001 (p<0,01), yang artinya ada hubungan positif antara memaafkan dengan kepuasan perkawinan. Jadi hipotesis penelitian terbukti
Collections
- Psychology [550]
