Tingkat Kompensasi Kerja dan Motivasi Kerja pada Karyawan Perusahaan Batik Bagian Pelayanan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tingkat kompensasi kerja dengan motivasi kerja pada karyawan perusahaan Batik bagian pelayanan Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara tingkat kompensasi yang diterima dengan motivasi kerja karyawan. Semakin tinggi kompensasi yang diberikan maka semakin tinggi pula motivasi kerja karyawan. Begitupula sebaliknya, semakin rendah kompensasi yang diberikan maka akan semakin rendah motivasi kerja karyawan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 45 karyawan perusahaan Batik bagian pelayanan, dengan prosentase 73.33% perempuan dan 26.67% laki-laki. Subjek yang dipilih adalah subjek yang pendidikannya minimal SLTA, bekerja dibagian pelayanan, telah bekerja minimal dua bulan. Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala yakni skala motivasi kerja dan skala tingkat kompensasi. Skala motivasi kerja menggunakan teori Sagir (Sastrohadiwiryo, 2002) terdiri dari 30 aitem. Skala tingkat kompensasi menggunakan teori Schuler dan Jackson (Muljani, 2002) terdiri dari 33 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS 16.00 for Windows. Hasil uji hubungan antara tingkat kompensasi kerja dengan motivasi kerja menunjukkan bahwa tingkat kompensasi berhubungan dengan tinggi rendahnya motivasi dalam kerja (r = 0.259 dengan p = 0.043 (p<0.05) → hipotesis diterima).
Collections
- Psychology [550]
