Show simple item record

dc.contributor.authorPutra, Bayu Samudra Juhan
dc.date.accessioned2026-06-17T02:01:19Z
dc.date.available2026-06-17T02:01:19Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63444
dc.description.abstractLatar belakang : Osteoartritis merupakan salah satu penyakit yang paling umum dan menjadi penyebab utama kecacatan pada populasi usia dewasa. Sendi lutut sebagai salah satu sendi paling kompleks dalam tubuh manusia berperan menopang beban terbesar dibandingkan sendi lainnya, sehingga osteoartritis lutut menjadi bentuk yang paling sering dijumpai. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan rasa sakit kronis dan keterbatasan pergerakan, tetapi juga berdampak terhadap produktivitas, kemandirian, serta kualitas hidup penderitanya. Osteoartritis lutut bersifat multifaktorial karena dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, dan derajat keparahannya dapat dinilai menggunakan klasifikasi Kellgren-Lawrence. Tujuan penelitian : Mengetahui profil pasien dan faktor yang mempengaruhi derajat keparahan osteoartritis lutut di RSUD Dr. Soedirman. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis pasien osteoartritis lutut di RSUD Dr. Soedirman periode Januari-Desember 2025. Sebanyak 271 pasien diikutsertakan dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, BMI, sisi lutut yang terkena, riwayat penyakit, serta derajat keparahan berdasarkan klasifikasi Kellgren- Lawrence. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik) untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan derajat keparahan osteoartritis lutut. Hasil penelitian : Dari 271 pasien osteoartritis lutut di RSUD Dr. Soedirman Kebumen pada tahun 2025 didapatkan sebagian besar besar berjenis kelamin perempuan (73,8%), berusia kelompok lansia awal (42,8%), obesitas I (35%), perkenaan lutut bilateral (62%), memiliki riwayat penyakit metabolik (63,1%), dan derajat keparahan 3 (41%). Terdapat hubungan yang signifikan antara derajat keparahan osteoartritis lutut dengan usia (p = 0,013;aOR = 0,528) dan riwayat penyakit (p = 0,037;aOR = 2,327). Riwayat penyakit merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan derajat keparahan osteoartritis lutut. Kesimpulan : Pasien osteoartritis lutut di RSUD Dr. Soedirman Kebumen tahun 2025 didominasi perempuan, kelompok usia lansia awal, obesitas I, keterlibatan lutut bilateral, riwayat penyakit metabolik, serta derajat keparahan 3. Usia dan riwayat penyakit berhubungan secara bermakna dengan derajat keparahan osteoartritis lutut, dengan riwayat penyakit sebagai faktor dominan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOsteoartritis Lututen_US
dc.subjectProfil Pasienen_US
dc.subjectJenis Kelaminen_US
dc.subjectUsiaen_US
dc.subjectBMIen_US
dc.subjectSisi yang Terkenaen_US
dc.subjectRiwayat Penyakiten_US
dc.subjectDerajat Keparahanen_US
dc.titleProfil Pasien Osteoarthritis Lutut di RSUD Dr. Soedirman Kebumen (Kajian Derajat Keparahan Perisiko)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711153


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record