| dc.description.abstract | Sungai Cibeureum merupakan sungai yang terletak di Cilacap, Jawa Tengah dan sering
mengalami banjir. Panjang sungai Cibeureum sekitar 40 km dengan luas Daerah Aliran Sungai
(DAS) sebesar 357,529 km2
. Banjir yang terjadi dipicu oleh perubahan tutupan tataguna lahan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menentukan analisis
transformasi hujan-aliran DAS Cibeureum akibat perubahan tutupan lahan menggunakan software
HEC-HMS versi 4.13.
Pemodelan transformasi hujan-aliran DAS Cibeureum dilakukan menggunakan software
HEC-HMS versi 4.13 dengan Single Bassin. Data yang digunakan meliputi data curah hujan tahun
2013-2023, data tutupan lahan tahun 2014 dan 2024 dari Citra Landsat. Metode hidrograf satuan
yang dipilih adalah metode HSS SCS dan HSS Snyder.
Hasil pemodelan pada HEC-HMS menunjukkan hasil debit banjir rancangan untuk metode
SCS tahun 2014 kala ulang 2 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun berturut-turut sebesar 87,700 m3
/s,
189,200 m3
/s, 238,300 m3
/s, tahun 2024 kala ulang 2 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun berturut-turut
sebesar 91,800 m3
/s, 195,400 m3
/s, 245,300 m3
/s. Pada metode Snyder tahun 2014 kala ulang 2
tahun, 10 tahun, dan 20 tahun berturut-turut sebesar 65,500 m3
/s, 140,500 m3
/s, 176,800 m3
/s, tahun
2024 kala ulang 2 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun berturut-turut sebesar 68,500 m3
/s, 145,100 m3
/s,
182,000 m3
/s. Besaran perubahan tutupan lahan menunjukkan bahwa kenaikan persentase nilai CN
tahun 2014 dan 2024 sebesar 0,83% akan meningkatkan debit kala ulang 2, 10, dan 20 tahun sebesar
4,47%, 3,17%, dan 2,85% untuk metode HSS SCS dan sebesar 4,38%, 3,17%, dan 2,86% untuk
metode HSS Snyder. | en_US |