Hubungan antara Kontrol Diri terhadap Makanan dan Stres pada Penderita Diabetes Melitus
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kontrol diri terhadap makanan dan stres pada ppnderita diabetes mellitus. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kontrol diri terhadap makanan dengan stres pada penderita diabetes mellitus. Semakin tinggi kontrol diri terhadap makanan, maka semakin rendah tingkat stres pada penderita diabetes mellitus. Subyek dalam penelitian ini adalah penderita diabtes mellitus. Alat ukur yang digunakan mengacu pada teori Averill (1973), yang berjumlah 27 aitem. Sementara skala stres berjumlah 17 aitem yang disusun berdasarkan aspek-aspek stres menurut (Sarafino dalam Hardjana, 1994). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 16.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kontrol diri terhadap makanan dan stres pada penderita diabetes mellitus. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan nilai $r_{xy}$ 0.258 dengan p=0.016, p<0.05. Hal ini menunjukkan ada hubungan dan signifikan antara kontrol diri terhadap makanan dan stres, sehingga hipotesisnya diterima.
Collections
- Psychology [550]
