| dc.description.abstract | Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Subjek penelitian yaitu siswa laki-laki SMA di Kota Yogyakarta, sebanyak 100 orang. Data dalam penelitian ini diungkap dengan menggunakan Skala Kepercayaan Diri (Lauster dalam Andayani & Afiatin, 1996) dan Skala Perilaku Merokok (Hasnida & Kemala, 2005). Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi r = -0,433 (p = 0,000; p < 0,01), sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Nilai R² diperoleh sebesar 0,187, artinya kepercayaan diri memberikan sumbangan sebesar 18,7% terhadap perilaku merokok remaja. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin rendah perilaku merokok remaja, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin tinggi perilaku merokok remaja. | en_US |