| dc.description.abstract | Pengukuran kadar logam Cu (II) dalam air sungai merupakan salah satu isu penting
dalam memantau tingkat keamanan lingkungan. Berbagai metode konvensional,
seperti Spektrofotometer UV - Visible, Atomic Absorption Spectroscopy (AAS),
Atomic Emission Spectrometry (AES), X-ray spectroscopy, High-Pressure Liquid
Chromatography (HPLC), dan Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry
(ICP) telah digunakan, tetapi memerlukan biaya yang mahal, operator terlatih, dan
prosedur yang kompleks sehingga kurang efektif untuk pemantauan lapangan
secara real time dan in-situ. Sensor elektrokimia menjadi solusi, khususnya berbasis
Elektroda Grafit Pensil (EGP). Penelitian ini bertujuan memberi kemudahan dalam
memantau kadar ion Cu (II) secara sensitif, selektif, dan in-situ dengan
memanfaatkan AgNPs dan 3-MPA untuk memodifikasi kinerja EGP. Sintesis
AgNPs dilakukan dengan metode Green Synthesis yang menghasilkan nanopartikel
pada panjang gelombang 400 nm bergugus fungsi khas Ag-O pada 428 cm-1 dengan
partikel berukuran 6,86 ± 0,213 nm yang tergolong semi-disperse pada PDI 0,193
± 0,018. Adapun hasil uji TEM memberikan data 112 partikel teridentifikasi
dengan rerata partikel berukuran 7,02 ± 4,65 nm. EGP/AgNPs/3-MPA
memberikan hasil uji yang linier dengan nilai R2 0,9979 diikuti perolehan LOD dan
LOQ masing-masing sebesar 0,119 dan 0,398 mg/L. Selain itu, diperoleh hasil uji
yang presisi dengan perolehan %RPD dan %RSD sebesar 10,3 dan 14,27%. Metode
uji juga dikategorikan akurat dengan nilai %recovery sebesar 92,8%. Diperoleh
hasil pengukuran kadar Cu (II) dalam sampel air sungai sebesar 0,213 mg/L dengan
metode uji yang linier, sensitif, presisi, dan akurat. | en_US |