• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kegagalan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa - Bangsa dalam memastikan Penghentian Kekejaman Israel di Palestina 2023-2025

    Thumbnail
    View/Open
    21323222.pdf (2.132Mb)
    Date
    2026
    Author
    Sari, Karenina Dwi Lidya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ketidakmampuan Dewan Keamanan PBB untuk menjamin berakhirnya kekejaman Israel di Palestina pada tahun 2023-2025 menggunakan Teori Organisasi Internasional (1999) karya Michael N. Barnett dan Martha Finnemore, yang menekankan bagaimana organisasi internasional, seperti PBB, dipengaruhi oleh norma, aturan birokrasi, dan kekuasaan negara anggota. Dominasi negara-negara kuat, terutama Amerika Serikat, yang secara teratur menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan resolusi yang mengecam atau mengekang tindakan Israel, membatasi efektivitas Dewan Keamanan PBB. Akibatnya, Dewan Keamanan tidak dapat bertindak tegas, yang memungkinkan kekejaman terus berlanjut tanpa keterlibatan yang berarti. Sebagai organisasi internasional, PBB tunduk pada aturan dan konvensi yang memengaruhi operasinya, tetapi juga dibatasi oleh kepentingan politik negara-negara anggota yang penting, menurut teori Barnett dan Finnemore. Meskipun ada upaya untuk menyetujui resolusi dan mengumpulkan bantuan kemanusiaan, veto AS menghentikan Dewan Keamanan untuk mengambil tindakan dalam perang Israel-Palestina tahun 2023-2025, yang membuat PBB secara kelembagaan tidak mampu mengakhiri pembantaian tersebut. PBB terjebak dalam dinamika ini tanpa otoritas administratif untuk memaksakan perdamaian karena negara-negara besar menggunakan Dewan Keamanan untuk melindungi kepentingan masing-masing di Timur Tengah, dan hambatan geopolitik serta ketidakpercayaan antarnegara semakin menghambat penyelesaian damai.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63383
    Collections
    • International Relations [960]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV