Pengukuran Kinerja Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dengan Pendekatan Maslahah Performa (MaP) (Studi pada BPRS Bangun Drajat Warga Yogyakarta)
Abstract
Pesatnya pertumbuhan perbankan syariah belum memberikan gambaran tentang besarnya manfaat bisnis yang diterima oleh pemangku kepentingan. Hal ini karena belum adanya metodologi yang tepat untuk mengukur kinerja kemanfaatan perbankan syariah dalam bentuk kontribusi bisnis bagi peningkatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat umum. Pengukuran kinerja perbankan berbasis syariah seharusnya diukur dengan alat ukur berbasis syariah, karena jika menggunakan sistem pengukuran kinerja konvensional maka akan memberikan hasil yang kurang tepat dan tidak sejalan dengan tujuan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengukur kinerja BPRS BDW (Bangun Drajat Warga) dengan menggunakan pendekatan Maslahah Performa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan analisis menggunakan pendekatan maslahah performa (MaP) melalui dua metode yaitu kinerja proses kemaslahatan dan kinerja hasil kemaslahatan. Hasil dari penelitian ini adalah BPRS BDW telah menerapkan kinerja maslahah dengan memenuhi orientasi ibadah, orientasi proses internal, orientasi tenaga kerja berbakat, orientasi pembelajaran, orientasi pelanggan, orientasi harta kekayaan yang didasarkan pada beberapa sasaran strategis, ukuran, formula, target dan inisiatif strategis dalam operasionalnya. Hasil pengukuran kinerja Masalahah Performa (MaP) di BPRS BDW menunjukkan bahwa BPRS BDW memiliki kinerja hasil maslahah sebesar 0,566, yang artinya BPRS BDW telah memberikan kemaslahatan kepada seluruh pemangku kepentingan. BPRS BDW memiliki kinerja proses maslahah sebesar 0,500, angka tersebut menunjukan bahwa BPRS BDW telah menerapkan sistem kinerja kemaslahatan meskipun belum semua diterapkan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
