Show simple item record

dc.contributor.authorElvina, Lidia
dc.date.accessioned2026-06-10T04:40:52Z
dc.date.available2026-06-10T04:40:52Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63350
dc.description.abstractPeningkatan produksi mikroalga pada tahap kultivasi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya ketersediaan sinar matahari, CO2, nutrien dan metode pemanenan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen Fatty Acid Methl Ester (FAME) menggunakan metode ekstraksi Osmotic Shock menggunakan metode filtrasi pada tahap pemanenan melalui uji GCMS. Chlorella vulgaris diambil dari kolam fakultatif IPLT Sewon Bantul dan dikultivasi pada dua photobioreactor dengan fiksasi CO2 sebesar 0,5 cc/min dan variasi intensitas cahaya yaitu 6225 lux di siang hari dan 3660 lux di malam hari. Ekstraksi lipid mikroalga dilakukan dengan metode Osmotic Shock menggunakan pelarut metanol/kloroform (1:2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiksasi CO2 meningkatkan nilai pH dan kerapatan sel mencapai 12,1 x 106 sel/mL dan 14,4x106 sel/mL pada hari keempat, pengukuran berat basah untuk sampel W1 sebanyak 3,274 gram sedangkan sampel W42 sebanyak 3,592 gram. Asam Miristoleat (C14:1) telah teridentifikasi melalui proses transesterifikasi menggunakan asam sulfat sebagai katalis dengan waktu retensi 15,642 menit pada sampel W42 menggunakan Gas Chromatography - Mass Spectrometry (GC-MS).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectChlorella vulgarisen_US
dc.subjectBiodieselen_US
dc.subjectFiltrasien_US
dc.subjectBerat Basahen_US
dc.titlePenggunaan Metode Filtrasi pada Tahap Pemanenan Mikroalga – Chlorella vulgaris terhadap Produksi Biodieselen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIDN13513198


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record