Kepribadian Tahan Banting pada Orangtua Tunggal
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara penyesuaian diri, menghadapi tantangan, dan komitmen orangtua tunggal single parent yang berpisah dengan pasangannya dikarenakan meninggal dalam menjalani kehidupan dengan menghadapi masalah-masalah yang ada dalam kehidupannya dan juga faktor-faktor apa saja yang membuat single parent mampu dalam bertahan hidup dan menghadapi tugas-tugas baru dan masalah-masalah dalam kehidupannya. Kriteria subyek adalah 25-50thn. Penelitian ini juga mencoba untuk mengaitkan dengan ketahanan banting (hardiness) untuk bangkit menjalani kehidupan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Metode analisis data dilakukan dengan mengkode informasi yang didapat dan menentukan tema lalu dikelompokkan ke dalam sub kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang melatar belakangi bangkitnya subyek untuk menjalani kehidupan setelah suaminya meninggal : termotivasi dengan anak, dukungan teman, dukungan keluarga, dukungan tetangga dan ingin lebih mandiri. Faktor-faktor tersebut membuat subyek lebih tahan banting dalam menghadapi peristiwa kehidupan yang mencekam. Hal ini berhubungan de
Collections
- Psychology [550]
