Pengaruh Pemberian Kronis Ekstrak Air Daun Sirsak (Annona muricata) Terhadap Jumlah Neuron Hipokampus Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Abstract
Latar Belakang: Ekstrak daun sirsak dapat menimbulkan efek toksik pada sel normal. Hal ini disebabkan oleh kandungan Acetogenin dalam tanaman sirsak (Annona muricata) yang merupakan zat bioaktif inhibitor mitokondria I sehingga terjadi penurunan jumlah ATP sel. Neuron hipokampus otak sangat bergantung pada ATP. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstak air daun sirsak (Annona muricata) terhadap jumlah neuron hipokampus tikus (Rattus norvegicus) dalam pemberian kronik selama 90 hari antara kelompok terpapar ekstrak air daun sirsak (Annona muricata) dengan kelompok kontrol. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sederhana dengan menggunakan rancangan posttest control group design. Subjek penelitian ini adalah tikus betina dewasa (Rattus norvegicus) yang memenuhi kriteria inklusi. Subjek berjumlah 10 ekor tikus yang dibagi menjadi 2 kelompok 5 ekor masuk kelompok control dengan pemberian aquades dan 5 ekor kelompok perlakuan dengan pemberian ekstrak air daun sirsak 1000 mg/KgBB/hari per oral selama 90 hari. Organ yang digunakan (otak) diambil dengan cara dekapitasi. Kemudian pengamatan dilakukan pada masing-masing perlakuan dengan preparat HE. Analisis hasil menggunakan software SPSS 17, independent t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah neuron hipokampus tikus kelompok terpapar ekstrak air daun sirsak (Annona muricata) dalam pemberian jangka panjang (p < 0,05). Kesimpulan: Pemberian kronik ekstrak air daun sirsak (Annona muricata) selama 90 hari dapat menurunkan jumlah neuron hipokampus tikus (Rattus norvegicus).
Collections
- Medical Education [2953]
