Hubungan Antara Harga Diri Dengan Orientasi Masa Depan Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan orientasi masa depan pada remaja. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara harga diri dengan orientasi masa depan remaja. Semakin tinggi harga diri remaja, semakin tinggi orientasi masa depan remaja. Sebaliknya semakin rendah harga diri semakin rendah orientasi masa depan remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi SMAN 1 Sleman Yogyakarta usia 16-18 tahun. Teknik pengambilan subjek yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun skala yang digunakan adalah skala harga diri dan skala orientasi masa depan yang disusun peneliti. Skala harga diri disusun berdasarkan dari aspek-aspek harga diri dari Coopersmith (1967) yang berjumlah 19 aitem dan skala orientasi masa depan disusun berdasarkan aspek-aspek orientasi masa depan dari Seginer (2009) yang berjumlah 30 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson menunjukkan korelasi sebesar r=0.568 dengan p=0.000 (p<0.01) yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara harga diri dengan orientasi masa depan pada remaja. Analisis koefisien determinasi pada korelasi antara harga diri dengan orientasi masa depan menunjukkan angka sebesar 0.323 yang berarti harga diri memberikan sumbangan sebesar 32.3% terhadap orientasi masa depan.
Collections
- Psychology [551]
