| dc.description.abstract | Pantai Glagah merupakan salah satu objek wisata yang sedang berkembang di Kabupaten Kulonprogo. Di pantai ini pengunjung juga dapat menikmati aneka makanan laut yang disajikan dari puluhan warung kuliner dan terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Dengan adanya TPI, warung kuliner, ditambah dengan banyaknya jumlah pengunjung, akan menimbulkan permasalahan sampah karena terakumulasinya sampah organik berupa sampah sisa-sisa makanan dari warung kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah tulang ikan dan limbah udang dari warung kuliner Pantai Glagah sehingga dapat mengurangi kuantitas limbah tersebut dengan memanfaatkannya sebagai penambah nutrisi pelet pakan ikan. Untuk mendapatkan formulasi pakan ikan yang memiliki nilai gizi baik, digunakan metode Pearson Square pada berbagai kombinasi tepung tulang ikan, tepung limbah udang, bekatul, dan tepung ikan. Dilakukan pengujian proksimat pada bahan baku dan pengujian kandungan kimia untuk mengetahui kualitas pakan ikan yang sesuai syarat mutu pakan Ikan Lele SNI-01-4087-2006, Ikan Nila SNI-01-7242-2006, dan Ikan Gurami SNI-7473:2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tulang ikan dan limbah udang yang digunakan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pakan ikan sesuai dengan SNI. Kualitas pakan yang memiliki kandungan nutrisi mendekati SNI terdapat pada Pelet A dengan kadar air sebesar 16,48%, kadar abu sebesar 31,66%, kadar protein sebesar 14,68%, kadar lemak sebesar 3,63% dan kadar serat kasar sebesar 18,61%. Kandungan protein pakan dapat ditingkatkan dengan menambahkan porsi tepung udang, tepung tulang ikan, tepung ikan, dan bahan lain yang mengandung protein tinggi. | en_US |