| dc.description.abstract | Dalam perkembangan industri tekstil, terutama garmen dengan merek-merek
baju ternama internasional, kualitas hasil produksi selalu dikedepankan. Terkait hal
tersebut, migrasi zat warna dan ketahanan luntur warna (TLW) yang rendah pada
kain poliester 100% menjadi perhatian utama dikarenakan hal ini secara langsung
berhubungan dengan kualitas bahan tekstil. Penelitian ini menganalisis kinerja zat
warna dispersi hitam dengan dua tipe yang berbeda, yaitu tipe energi medium dan
tipe energi tinggi, untuk mengetahui seberapa besar hasil ketuaan warna dengan
variasi parameter suhu dan waktu serta TLW terhadap pencucian, keringat, dan
sublimasi. Hasil analisis menunjukan adanya korelasi dan perbedaan penggunaan
zat warna tipe energi medium dan energi tinggi dengan tingkat penodaan warna
(staining) pada kain poliester/katun atau kain multifiber. Zat warna tipe medium
menghasilkan TLW pencucian dan sublimasi yang lebih rendah, sementara TLW
keringat sedikit perbedaan saja. Pengaruh suhu dan waktu juga mempengaruhi
ketuaan warna, semakin tinggi suhu dan semakin lama waktu, maka cenderung
hasilnya akan lebih tua. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi
praktisi tekstil dalam pemilihan zat warna tekstil yang disesuaikan dengan
penggunaan yang relevan yang disesuaikan dengan spesifikasi dari pembeli. | en_US |