Analisis Kebijakan Pengadaan Sparepart untuk Mengurangi Opportunity Lost Menggunakan Continuous Review dan Periodic Review (Studi Kasus di PT. Mega Andalan Kalasan)
Abstract
Tingginya produktivitas sebuah perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan beroperasi yang baik. Kegiatan maintenance sangatlah mempengaruhi sistem operasi. Keberhasilan kegiatan meintenance didukung oleh penjadwalan dan juga ketersediaan sparepart yang baik. Optimasi system procurement akan semakin sulit dilakukan pada system yang kompleks dan mempunyai banyak unit (mesin/technical system). Kompleksitas ini melibatkan tersedianya inventory sparepart yang memadai dan alokasi yang cukup dari procurement di setiap unit untuk menutupi kebutuhan proses maintenance dan jaminan bahwa semua unit mampu mencapai keandalan yang diinginkan dan tidak ada hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kebijakan penyediaan sparepart untuk alokasi sebuah sistem maintenance yang kompleks. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode continuous review dan periodic review. Dari hasil perhitungan yang dilakukan, alternatif kebijakan baru yang terpilih adalah menggunakan metode continuous review untuk sparepart carbon brush dengan nilai Q adalah 9 unit, ROP 5 unit. V-Belt B34 dengan nilai Q 8 adalah unit, ROP 3 unit. V-Belt B38 nilai Q adalah 7 unit, ROP 3 unit. Nozzle d 0,8 dengan nilai Q adalah 12 unit, ROP 2 unit, mengurangi opportunity lost yang dikeluarkan oleh perusahaan..Besarnya biaya penghematan yang didapatkan adalah Rp4.500.000 untuk carbon brush, Rp5.850.000 untuk V-Belt B34, Rp4.050.000 untuk V-Belt B38, dan Rp6.300.000 untuk nozzle d 0,8.
Collections
- Industrial Engineering [2933]
