Show simple item record

dc.contributor.authorAgustin, Disa Citra
dc.date.accessioned2026-06-08T04:10:47Z
dc.date.available2026-06-08T04:10:47Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63309
dc.description.abstractKereta api saat ini merupakan sarana transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat. Perkeretaapian menjadi bisnis yang sangat pesat karena kereta api memiliki kelebihan. Permasalahan perkeretaapian dipengaruhi dari dalam sistem maupun luar sistem. Dari dalam sistem masih banyak pelayanan kereta api yang kurang memuaskan penumpangnya. Salah satunya dari segi kenyamanan yaitu keterlambatan kereta api, kepadatan kereta api, dan pelayanan petugas kereta api. Permasalahan dari luar sistem salah satunya yaitu naiknya jumlah penduduk di Indonesia menyebabkan naiknya jumlah penduduk yang ingin menggunakan transportsai kereta api. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja operasi, dan tingkat kepuasan penumpang kereta api Kalijaga. Analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan jumlah responden sebanyak 260 responden. Untuk dapat menganalisis kinerja KA Kalijaga digunakan beberapa faktor kinerja yang menjadi dasar, yaitu load factor, kecepatan, keterlambatan, dan tingkat kepuasan. Data primer didapatkan dari dalam kereta berupa kepadatan kereta api, kecepatan, waktu tempuh, kualitas pelayanan, tingkat kepentingan, dan wawancara kepada PT. KAI DAOP VI Yogyakarta. Data sekunder didapatkan dari PT. KAI DAOP VI Yogyakarta berupa kepadatan kereta api, jadwal keberangkatan, dan Gapeka. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa load factor kereta api Kalijaga jurusan Purwosari – Semarang Poncol seberas 35% dan jurusan Semarang Poncol – Purwosari sebesar 85%. Kereta api ini menggunakan kecepatan rerata 42 – 50 km/jam. Gapeka Kalijaga sudah sesuai dengan jadwal keberangkatan dan kedatanganan kereta api tersebut. Berdasarkan metode CSI tingkat kepuasan penumpang adalah puas. Hal ini ditunjukkan dengan nilai indeks total yang mencapai 75% dengan interval indeks dari 0,00 – 1,00. Hasil yang berdasarkan diagram kartesius pada metode IPA menunjukkan atribut kenyaman di dalam kereta api merupakan hal yang perlu diprioritaskan karena menurut penumpang atribut ini dianggap tidak puas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKinerja Kereta Apien_US
dc.subjectKualitas Pelayananen_US
dc.subjectMetode Importance Performance Analysisen_US
dc.subjectMetode Customer Satisfaction Indexen_US
dc.titleAnalisis Kinerja dan Kualitas Pelayanan Kereta Api Kalijaga (Ekonomi AC) Jurusan Purwosari–Semarang Poncol (Analysis of the Performance and Quality of Kalijaga Rail Service (Economy AC) Purwosari–Semarang Poncol)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM11511055


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record