Show simple item record

dc.contributor.authorPratiwi, Ayu Citra
dc.date.accessioned2026-06-08T03:57:13Z
dc.date.available2026-06-08T03:57:13Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63306
dc.description.abstractBanyak manusia yang mengaku bahwa mereka pecinta binatang, tetapi kebanyakan dari manusia memperlakukan binatang peliharaan mereka seperti layaknya sesama manusia, dan mengharapkan bintang tersebut juga mencintai mereka seperti yang manusia lakukan. Tidak ada salahnya menunjukan rasa cinta mereka terhadap binatang, akan tetapi manusia memperlakukan binatang dengan cara yang tidak benar. Binatang memiliki cara tersendiri untuk hidup, dengan membiarkan mereka hidup dengan sebagaimana mereka hidup, itulah cara yang benar untuk menunjukkan rasa cinta terhadap binatang. Satwa juga memiliki hak untuk bebas karena hanya merekalah yang tahu bagaimana cara mereka hidup dengan karakter mereka yang berbeda-beda. Tetapi manusia juga memiliki andil dalam kelestarian satwa yang ada di Bumi. Sehingga diputuskan untuk merancang suatu kebun binatang dengan mengutamakan kebebasan satwanya dan sesuai dengan habitat satwanya agar satwa dapat dengan mudah beradaptasi, tetapi tetap dibawah kontrol pengelola kebun binatang.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPecinta Binatangen_US
dc.subjectHak Kebebasan Satwaen_US
dc.subjectHabitat Alamien_US
dc.subjectDesain Kebun Binatang (atau Perancangan Kebun Binatang)en_US
dc.subjectKontrol Pengelolaen_US
dc.titleKebun Binatang Alam Liar Kulonprogo: Perencanaan Pola dan Fasilitas Kawasan Berdasarkan Karakter Bioma dan Kebebasan Satwa (Kulonprogo Wildlife Zoo: Facilities and Site Pattern Design Approach Based on Animal Biomatic Category)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10512059


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record