Show simple item record

dc.contributor.authorFirma, Daniel Arya
dc.date.accessioned2026-06-08T03:30:50Z
dc.date.available2026-06-08T03:30:50Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63298
dc.description.abstractBanyak penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas seperti kehilangan kaki akibat kecelakan atau penyakit tertentu. Amputasi atas lutut membuat pasien kesulitan berjalan dan menghilangkan semangat melanjutkan hidup. Prostesis atas lutut merupakan alat pengganti organ atas lutut sehingga akan membantu penderita amputasi atas lutut agar dapat berdiri dan berjalan. Saat ini, produk prostesis atas lutut yang ada di Indonesia masih memiliki banyak kekurangan. Pembuatan prostesis masih menggunakan metode custom karena ukuran prostesis yang berbeda-beda. Hal itu membuat proses pembuatan memakan waktu yang cukup lama dan harga yang tergolong mahal. Produksi dalam jumlah besar tentu bisa menjadi solusi untuk mengurangi harga dan waktu pembuatan. Desain prostesis atas lutut yang mampu menyesuaikan penguncian tiga baut, ringan, dan dapat menggunakan komponen shank yang sesuai dengan panjang kaki pengguna agar prostesis atas lutut bisa diproduksi secara massal. Perancangan prostesis ini dilakukan dengan menggunakan software CAD. Penelitian ini bertujuan menerapkan reverse engineering dan topology optimization pada salah satu model kaki prostesis dengan fokus pada pemindaian 3D atau design ulang, analisis struktur, serta pembuatan ulang desain menggunakan software CAD.. Penelitian ini untuk kaki amputasi di atas lutut dan dirancang untuk mampu menahan beban 100 kg dengan safety factor 4.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectReverse Engineeringen_US
dc.subjectProstesisen_US
dc.subjectSafety Factoren_US
dc.subjectTopology Optimizationen_US
dc.titleOptimasi Desain Prostesis Transfemoral dengan Metode Reverse Engineeringen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20525113


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record