Show simple item record

dc.contributor.authorAl Fikri, Mursyidan Balda
dc.date.accessioned2026-06-08T03:23:00Z
dc.date.available2026-06-08T03:23:00Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63295
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis upaya pemerintah India dalam menangani eksploitasi anak di tambang mika periode 2014–2022. Isu ini menjadi penting karena praktik pekerja anak di sektor pertambangan mika ilegal masih ditemukan meskipun telah terdapat regulasi nasional. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan publik dari Merilee S. Grindle dengan fokus pada dua variabel utama, yaitu content of policy dan context of implementation. Argumen sementara penelitian ini menyatakan bahwa kebijakan pemerintah India belum sepenuhnya efektif karena terdapat ketidakseimbangan antara desain kebijakan yang kuat secara normatif dan konteks implementasi yang kompleks. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengesahkan Child Labour Amendment Act 2016 dan menjalankan National Child Labour Project (NCLP), implementasinya terhambat oleh kemiskinan struktural, lemahnya pengawasan, ketimpangan kekuasaan dalam rantai pasok mika, serta rendahnya kepatuhan masyarakat akibat tekanan ekonomi. Dengan demikian, penghapusan eksploitasi anak memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, integratif, dan berkelanjutan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEksploitasi Anaken_US
dc.subjectTambang Mikaen_US
dc.subjectImplementasi Kebijakanen_US
dc.subjectNCLPen_US
dc.subjectIndiaen_US
dc.titleAnalisis Efektivitas Peran Pemerintah India Dalam Mengatasi Eksploitasi Anak di Tambang Mika India 2014-2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19323165


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record