| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis upaya pemerintah India dalam menangani eksploitasi
anak di tambang mika periode 2014–2022. Isu ini menjadi penting karena praktik
pekerja anak di sektor pertambangan mika ilegal masih ditemukan meskipun telah
terdapat regulasi nasional. Penelitian ini menggunakan teori implementasi
kebijakan publik dari Merilee S. Grindle dengan fokus pada dua variabel utama,
yaitu content of policy dan context of implementation. Argumen sementara
penelitian ini menyatakan bahwa kebijakan pemerintah India belum sepenuhnya
efektif karena terdapat ketidakseimbangan antara desain kebijakan yang kuat
secara normatif dan konteks implementasi yang kompleks. Metode yang
digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi literatur dan analisis
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah
mengesahkan Child Labour Amendment Act 2016 dan menjalankan National
Child Labour Project (NCLP), implementasinya terhambat oleh kemiskinan
struktural, lemahnya pengawasan, ketimpangan kekuasaan dalam rantai pasok
mika, serta rendahnya kepatuhan masyarakat akibat tekanan ekonomi. Dengan
demikian, penghapusan eksploitasi anak memerlukan pendekatan yang lebih
komprehensif, integratif, dan berkelanjutan. | en_US |